TUGAS PERBANDINGAN BUKU MENGENAI STRUKTUR MASYARAKAT
Judul Buku : Dinamika Struktur Sosial dalam Ekosistem Pesisir
Penulis : Edi Susilo
Penerbit : Universitas Brawijaya Press (UB Press), Malang
Tahun Tertit: Cetakan Pertama, 2010
Dalam buku tersebut pengertian struktur sosial menempati posisi penting karena menjadi objek studi yang keberadaannya dipengaruhi dan memengaruhi perubahan sosial. Pendekatan fungsionalisme melihat struktur sosial sebagai “pola-pola” yang dapat dilihat dalam praktik sosial. Pendekatan realisme mendapati struktur sosial di dalam yang mendasari susunan sosial, sehingga tidak terlihat. Struktur sosial dijelaskan sematamata sebagai setiap pola yang berulang dalam perilaku sosial.
Dalam buku tersebut, penulis mengungkapkanbagaimana dinamika dan struktur sosial pada ekosistem di wilayah pesisir dusun Karanggongso yang terletak di teluk Prigi, sebuah pantai di selatan Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Masyarakat Karanggongso di buku ini digambarkan dalam tiga masa yakni masa isolasi pada tahun sebelum dan hingga sampai 1975, masa terbuka satu antara tahun 1976 sampai 1990, dan masa terbuka dua antara tahun 1991 sampai 2008. Penyebab utama perubahan struktur adlah masuknya unsur-unsur pembentuk dari luar, juga karena meningkatnya akses masyarakat terhadap perubahan di lingkungan lokal. Dinamika kapasitas ruang struktur sosial di ekosistem pesisir karanggongso selama masa pengamatan secara umum dapat dijelaskan dengan dua indikator yakni ketersediaan peluang bekerja dan berusaha, dan tingkat aksesibilitas individu di dalam pengeloaan dan pemanfaatan sumberdaya. Dimensi kultural yang nampak adalah adanya gotong royong saling membantu satu sama lainnya, sedangkan dimensi relasional nampak pada toleransi terhadap perbedaan pengelolaan sumberdaya pesisir dengan catatan tidak mengancam struktur yang telah lama ada. Titik kritis yang terjadi pada masyarakat di lokasi penelitian terjadi manakala masyarakat tidak lagi memiliki kemampuan untuk melakukan akses kepada sumberdaya alam yang dapat mereka kelola.
Secara umum, buku ini sangat nikmat untuk dikonsumsi, walau untuk ukurannya sebagai literatur seringkali membuat pembaca menjadi penat untuk memaknai arti kata atau kalimat, tetapi dengan gaya penulisan yang menyertakan penuturan langsung informan dari lapangan, serasa membuat pembaca bercakap langsung dengan masyarakat yang di Karanggongso, pantas menurut peresensi jika buku ini direkomendasikan tidak hanya kepada mereka yang hendak menyusun karya disertasi saja, tetapi juga kepada mereka yang baru berkenalan dengan dunia sosiologi.
Secara umum, buku ini sangat nikmat untuk dikonsumsi, walau untuk ukurannya sebagai literatur seringkali membuat pembaca menjadi penat untuk memaknai arti kata atau kalimat, tetapi dengan gaya penulisan yang menyertakan penuturan langsung informan dari lapangan, serasa membuat pembaca bercakap langsung dengan masyarakat yang di Karanggongso, pantas menurut peresensi jika buku ini direkomendasikan tidak hanya kepada mereka yang hendak menyusun karya disertasi saja, tetapi juga kepada mereka yang baru berkenalan dengan dunia sosiologi.
Judul Buku : Teori Sosiologi tantang Struktur Masyarakat
Penulis : Soerjono Soekanto
Penerbit : Rajawali
Tahun Tertit: 1984
Dalam antropologi sosial, konsep struktur sosial seringkali dipergunakan sebagai sinonim dari organisasi sosial dan terutama dipergunakan dalam analisis terhadap masalah kekerabatan, lembaga politik dan lembaga hukum dari masyarakat sederhana. Namun menurut Firth, organisasi sosial berkaitan dengan pilihan dan keputusan dalam hubungan-hubungan sosial aktual. Struktur sosial mengacu pada hubungan-hubungan sosial yang fundamental yang memberikan bentuk dasar masyarakat, yang memberikan batas-batas pada aksi-aksi yang mungkin dilakukan secara organisatoris. Fortes berpendapat bahwa konsep struktur sosial diterapkan pada setiap totalitas yang terbit seperti lembaga-lembaga, kelompok, situasi, proses dan posisi sosial.
Radcliffe-Brown membedakan kebudayaan suatu masyarakat dari system sosial dan struktur sosial. Dia menganggap kebudayaan kebudayaan masyarakat mencakup pola perilaku, pola berfikir dan perasaan, sedangkan struktur sosial mencakup semua hubungan sosial antara individu-individu pada saat tertentu. Oleh karena itu struktur sosial merupakan aspek non-prosesual dari sistem sosial yang bersangkutan. Radcliffe Brown kemudian menyatakan bahwa suatu kebudayaan hanya dapat dipelajari secara ilmiah, melalui struktur sosial.
Para antropolog Inggris kontemporer yang mengikuti jalan pikiran Radcliffe-Brown menyatakan bahwa struktur sosial tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan. Akan tetapi struktur sosial tetap merupakan kerangka acuan yang utama (apabila dibandingkan dengan kebudayaan). Bahkan Fortes menyatakan bahwa struktur sosial bukan hanya merupakan suatu aspek kebudayaan melainkan merupakan seluruh kebudayaan masyarakat yang dilihat dari sudut pandang teoritis tertentu.dia memberi tekanan pada pandangan gahwa pendekatan structural memungkinkan peneliti untuk membicarakan brbagai derajat dari struktur.
Pendekatan kebudayaan terikat pada keharusan untuk menelaah setiap unsur kebudayaan ataupun prosesnya. Dalam sosiologi struktur sosial diartikan sebagai hubungan timbal balik antara posisi-posisi sosial dan antara peranan-peranan. Interaksi dalam system sosial dikonsepkan secara lebih terperinci dengan menjabarkan manusia yang menempati posisi-posisi dan melaksanakan peranannya. Menurut Parsons, system sosial merupakan konsep yan lebih luas dari struktur sosial dan mencakup aspek fungsional dari system, konsekuensi-konsekuensi positif dan negatif dan sub-kebudayaan terhadap keseluruhan system sebagai tambahan terhadap aspek strukturalnya. Pandangan Parsons tentang hubungan antara struktur dengan proses, secara esensiil adalah sama dengan pandangan dari Radcliffe-Brown.
Dari definisi tersebut diatas disimpulkan bahwa struktur sosial merupakan tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat, yang di dalamnya terkandung hubungan timbal balik antara status dan peranan yang mengacu pada suatu keteraturan perilaku di dalam masyarakat. Dalam struktur sosial tersebut juga terdapat unsur-unsur sosial yang pokok dalam masyarakat yang mencakup
Comments
Post a Comment